💪💪💪🙏
1. Seorang pemetik kebun memetik jeruknya setiap hari, dan
mencatat banyaknya jeruk yang dipetik.
Ternyata banyaknya jeruk yang dipetik pada hari ke-n memenuhi rumus Un =
50 + 25n. Jumlah jeruk yang telah dipetik selama 10 hari yang pertama adalah
.......
A. 2.000 buah
B. 1.950 buah
C. 1.900 buah
D. 1.875 buah
E. 1.825 buah
Pembahasan:
Diketahui Un = 50 + 25n, maka:
U₁ = 50 + 25(1) = 75
U₁₀ = 50 + 25(10) = 300
Sn = n/2 (a + Un)
S₁₀ = 10/2 (75 + 300)
= 5(375)
= 1.875
Jadi, jumlah jeruk yang telah dipetik selama 10 hari pertama
adalah 1.875 buah
(JAWABAN: D)
2. Seorang pegawai kecil menerima gaji tahun pertama sebesar
Rp3.000.000,00. Setiap tahun gaji tersebut naik Rp500.000,00. Jumlah uang yang
diterima pegawai tersebut selama sepuluh tahun adalah ....
A. Rp7.500.000,00
B. Rp8.000.000,00
C. Rp52.500.000,00
D. Rp55.000.000,00
Pembahasan:
Diketahui:
Gaji awal (a) = 3.000.000
Kenaikan gaji (b) = 500.000
Ditanyakan:
Jumlah gaji selama 10 tahun (S₁₂).
Sn = n/2 (2a + (n - 1)b)
S₁₀ = 10/2 (2(3.000.000) + ((10-1).(500.000))
S₁₀ = 5(6.000.000 + 4.500.000)
S₁₀ = 5(10.500.000)
S₁₀ = 52.500.000
Jadi, Jumlah uang yang diterima pegawai tersebut selama
sepuluh tahun adalah Rp52.500.000,00
(JAWABAN: C)
Soal 3 (UN 2014)
Sebuah besi dipotong menjadi 5 bagian, sehingga membentuk
barisan aritmatika. Jika panjang besi terpendek 1,2 m dan terpanjang 2,4 m,
maka panjang besi sebelum dipotong adalah ....
A. 7,5 m
B. 8,0 m
C. 8,2 m
D. 9,0 m
Pembahasan:
Diketahui:
Besi terpendek (a) = 1,2
Besi terpanjang (U₅) = 2,4
Ditanyakan:
Panjang besi sebelum dipotong (S₅).
Penyelesaian:
Sn = n/2 (a + Un)
S₅ = 5/2 (1,2 + 2,4)
S₅ = 5/2 (3,6)
S₅ = 5(1,8)
S₅ = 9,0
Jadi, panjang besi sebelum dipotong adalah 9,0 meter.
(JAWABAN: D)
Soal 4 (UN 2014)
Dalam ruang sidang terdapat 15 baris kursi, baris paling
depan terdapat 23 kursi, baris berikutnya 2 kursi lebih banyak dari baris di
depannya. Jumlah kursi dalam ruangan sidang tersebut adalah ....
A. 385
B. 555
C. 1.110
D. 1.140
Pembahasan:
Diketahui:
Banyak barisan kursi (n) =15
Banyak kursi baris pertama (a) = 23
Beda tiap baris kursi (b) = 2
Ditanyakan:
Jumlah kursi (S₁₅).
Penyelesaian:
Sn = n/2 (2a + (n - 1)b)
S₁₅ = (15/2) (2.23 + (15 - 1)2)
S₁₅ = (15/2) (46 + 28)
S₁₅ = (15/2)(74)
S₁₅ = 15 . 37
S₁₅ = 555
Jadi, jumlah kursi dalam ruangan sidang tersebut adalah 555
kursi.
(JAWABAN: B)
Soal 5 (UN 2013)
Dalam gedung pertunjukkan disusun kursi dengan baris paling
depan terdiri 14 buah, baris kedua berisi 16 buah, baris ketiga 18 buah dan
seterusnya selalu bertambah 2. Banyaknya kursi pada baris ke-20 adalah ....
A. 54 buah
B. 52 buah
C. 40 buah
D. 38 buah
Pembahasan:
Diketahui:
Banyak kursi baris pertama (U₁) = 14
Banyak kursi baris kedua (U₂) = 16
Ditanyakan:
Banyak kursi pada baris ke 20 (U₂₀)
Penyelesaian:
Beda (b) = U₂ - U₁
= 16 - 14
= 2
Un = a + (n - 1)b
U₂₀ = 14 + (20 - 1).2
U₂₀ = 14 + (19).2
U₂₀ = 14 + 38
U₂₀ = 52
Jadi, banyaknya kursi pada baris ke-20 adalah 52 buah.
(JAWABAN: B)
Soal 6 (UMPTN 1998)
Keuntungan seorang pedagang bertambah setiap bulan dengan
jumlah yang sama. Bila keuntungan sampai bulan keempat 30ribu rupiah, dan
sampai bulan kedelapan 172ribu rupiah, maka keuntungan sampai bulan ke-18
adalah .....
A. 1.017 ribu rupiah
B. 1.050 ribu rupiah
C. 1.100 ribu rupiah
D. 1.120 ribu rupiah
E. 1.137 ribu rupiah
Pembahasan:
Diketahui:
Keuntungan sampai bulan ke-4 (S₄) = 30ribu rupiah
Keuntungan sampai bulan ke-8 (S₈) = 172ribu rupiah
Ditanyakan:
Keuntungan sampai bulan ke-18 (S₁₈).
Penyelesaian:
Sn = n/2 (2a + (n - 1)b)
Keuntungan sampai bulan keempat (S₄):
S₄ = 4/2 (2a + (4 - 1)b)
<=> 30.000 = 2(2a + 3b)
<=> 15.000 = 2a + 3b ........(1)
Keuntungan sampai bulan kedelapan (S₈):
S₈ = 8/2 (2a + (8 - 1)b)
<=> 172.000 = 4(2a + 7b)
<=> 43.000 = 2a + 7b ........(2)
Eliminasi persamaan (1) dan (2), diperoleh:
2a + 3b = 15.000
2a + 7b = 43.000 -
<=> -4b = -28.000
<=> b = -28.000/-4
<=> b = 7.000
Subtitusi nilai b = 7.000 ke persamaan (1) diperoleh:
2a + 3b = 15.000
2a + 3(7.000) = 15.000
2a + 21.000 = 15.000
2a = 15.000 - 21.000
2a = -6.000
a = -6.000/2
a = -3.000
Keuntungan sampai bulan ke-18 (S₁₈)
Sn = n/2 (2a + (n - 1)b)
S₁₈ = 18/2 (2(-3.000) + (18 - 1).7000)
S₁₈ = 9(-6.000 + 119.000)
S₁₈ = 9(113.000)
S₁₈ = 1.017.000
Jadi, keuntungan sampai bulan ke-18 adalah 1.017 ribu
rupiah.
(JAWABAN: A)
Soal 7 (UAN 2003 SMK)
Produksi pupuk organik menghasilkan 100 ton pupuk pada bulan
pertama, setiap bulannya menaikan produksinya secara tetap 5 ton. Jumlah pupuk
yang diproduksi selama 1 tahun adalah
.....
A. 1.200 ton
B. 1.260 ton
C. 1.500 ton
D.1.530 ton
E. 1.560 ton
Pembahasan:
Diketahui:
Produksi bulan pertama (a) = 100 ton
Kenaikan produksi (b) = 5 ton
Ditanyakan:
Jumlah produksi selama 1 tahun (S₁₂)
Penyelesaian:
Sn = n/2 (2a + (n - 1)b)
S₁₂ = 12/2 (2(100) + (12 - 1).5)
S₁₂ = 6(200 + 55)
S₁₂ = 6(255)
S₁₂ = 1.530
Jadi, Jumlah pupuk yang diproduksi selama 1 tahun adalah
1.530 ton.
(JAWABAN: D)
Diketahui banyak batu bata di tiap lapisannya membentuk
barisan aritmetika, dengan:
banyak batu bata di lapisan paling atas = a = 10
banyak batu bata yang sudah dipasang = S32 = 1.312
banyak lapisan batu bata = n = 32
banyak batu bata pada lapisan paling bawah = U32
Tentukan U32 dengan mengganti nilai a = 10, S32 = 1.312 dan
n = 32 ke rumus Sn sehingga,
Jadi, banyak batu bata di lapisan paling bawah adalah 72
buah.
SOAL 2
Di sebuah toko bahan bangunan terdapat tumpukan batu bata.
Banyak batu bata pada tumpukan paling atas adalah 12 buah dan selalu bertambah
2 buah pada tumpukan di bawahnya. Jika terdapat 40 tumpukan batu bata dari
tumpukan bagian atas sampai bawah dan harga setiap batu bata adalah Rp600,00,
maka besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli seluruhnya adalah ....
PEMBAHASAN :
Diketahui banyak batu bata di setiap tumpukan membentuk barisan
aritmatika, dengan:
banyak batu bata pada tumpukan paling atas = a = 12
selisih banyak batu bata di setiap tumpukan = b = 2
banyak tumpukan batu bata = n = 40
harga batu bata = Rp600,00 perbuah
Mula-mula tentukan jumlah batu bata seluruhnya (S40).
Selanjutnya tentukan biaya yang harus dikeluarkan untuk
membeli seluruh batu bata.
Total biaya = jumlah batu bata seluruhnya × harga per buah
=
jumlah batu bata seluruhnya × harga per buah
=
2.040 × 600
=
1.224.000
Jadi, biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli seluruh
batu bata adalah Rp1.224.000,00.
SOAL 3
Selvi naik taksi dari Kota A ke Kota B yang berjarak 9
kilometer. Besarnya argo taksi adalah Rp8.000,00 untuk 1 kilometer pertama,
kemudian bertambah Rp700,00 tiap 100 meter selanjutnya. Besarnya ongkos taksi
yang harus dibayar Selvi adalah ...
PEMBAHASAN :
Diketahui argo taksi membentuk barisan aritmetika, dengan:
argo untuk 1 kilometer (km) pertama = a = 8.000
selisih argo setiap 100 meter berikutnya = b = 700
banyak pertambahan argo (dihitung per100 meter) = n
besar ongkos yang harus dibayar = Un
Mula-mula tentukan nilai n.
Oleh karena argo taksi pada 1 kilometer pertama berbeda
dengan yang berikutnya dan 100 meter = 0,1 kilometer maka,
n = (9 – 1) : 0,1 = 8 : 0,1 = 80
Dengan demikian, n = 80.
Selanjutnya tentukan ongkos taksi yang harus dibayar.
Oleh karena n = 80, maka besar ongkos taksi yang harus
dibayar U80 sehingga,
Jadi, besarnya ongkos taksi yang harus dibayar Selvi adalah
Rp63.300,00
SOAL 4
Santi memiliki beberapa potong pita yang membentuk barisan
aritmetika. Panjang pita-pita tersebut masing-masing adalah 30 cm, 50 cm, 70
cm, … , 170 cm. Panjang pita Santi seluruhnya adalah ….
PEMBAHASAN :
Diketahui barisan aritmetika 30, 50, 70, … , 170.
Dari ilustrasi, tampak bahwa barisan aritmetika 30, 50, 70,
… , 170 memiliki suku pertama a = 30 dan beda antar suku b = 20.
Menentukan panjang seluruh pita Santi sama dengan menentukan
hasil jumlah deret aritmetika 30 + 50 + 70 + … + 170.
Mula-mula tentukan nilai n-nya, agar kita dapat menggunakan
rumus Sn=12n(a+Un)Sn=12n(a+Un) untuk menentukan hasil jumlahannya.
Cara menentukan nilai n adalah sebagai berikut.
Ternyata, 170 adalah suku ke-8 (U8 = 170) atau n = 8.
Selanjutnya, tentukan hasil penjumlahan kedelapan suku (S8)
dari 30 + 50 + 70 + … + 170 dengan mengganti a = 30,Un = 170 dan n = 8 ke rumus
Sn .
Jadi, panjang pita Santi seluruhnya ada 800 cm.
SOAL 5
Seutas kawat dipotong menjadi 5 bagian sehingga membentuk
barisan aritmetika. Jika panjang kawat terpendek adalah 1,5 meter dan yang
terpanjang 3,5 meter, maka panjang kawat mula-mula adalah …
PEMBAHASAN :
banyak potongan kawat = n = 5
panjang kawat terpedek = a = 1,5 meter
panjang kawat terpanjang = U5 = 3,5 meter
Panjang kawat mula-mula (Sn) adalah jumlah panjang seluruh
potongan kawat (S5) yaitu sebagai berikut.
Jadi, panjang kawat mula-mula adalah 12,5 meter.
Komentar
Posting Komentar